11 Juli 2012

PENATALAKSANAAN PASIEN DENGAN SEVERE PULMONARY HYPERTENSION & GAGAL JANTUNG KANAN


Andri Eko Purnomo, Mohammad Yogiarto

Terdapat kemajuan dalam terapi medis, tetapi Pulmonary Arterial Hypertension (PAH) terus menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Meskipun ventrikel kanan dapat beradaptasi dengan peningkatan afterload, perkembangan vasculopathy paru sebagai ciri Pulmonary Arterial Hypertension menyebabkan banyak pasien mengalami kegagalan ventrikel kanan yang progresif. Selanjutnya, dekompensasi ventrikel kanan akut bisa terjadi akibat dari meningkatkan kebutuhan jantung secara akut, seperti sepsis, atau meningkatnya afterload ventrikel, termasuk gangguan dalam terapi medis, aritmia, atau emboli paru. Sedikitnya cadangan dari ventrikel kanan, iskemia ventrikel kanan, dan pengaruh efek samping ventrikel kanan pada pengisian ventrikel kiri dapat menyebabkan penurunan global dalam distribusi oksigen dan kegagalan multi organ. Hanya sedikit data yang menjadi pedoman bagi dokter untuk merawat gagal jantung kanan akut pada Pulmonary Arterial Hypertension. Rekomendasi pengobatan sering didasarkan pada model binatang dengan gagal jantung kanan akut atau pada manusia dengan pulmonary  hypertension karena berbagai sebab. Keberhasilan pengobatan sering membutuhkan hemodinamik invasif yang digunakan untuk memantau efek biologis.

 Lihat disini

Media Edukasi dan Silaturahmi Alumni & PPDS Kardiologi Unair

Non Scholae Sad Vitae

Google
WWW Blog ini