20 Juli 2008

EMBOLI PARU

Rike Andy Wijaya, Mohammad Yogiarto
Pulmonary Embolism (PE) adalah keadaan yang sudah umum, yang mempunyai potensi komplikasi yang fatal dan serius akibat pembentukan trombus didalam sirkulasi vena. Diperkirakan didapatkan lebih dari 600.000 pasien setiap tahunnya di US, mengakibatkan 50.000-200.000 kematian dan menduduki urutan ketiga penyebab kematian diantara pasien rawat inap ( Chesnut,2001; Wood K.E, 2002 ). Diagnosis PE sering terlewati oleh karena gejala-gejala dan tanda-tandanya yang tidak khas. Sepertiga diantara penderita yang masih bertahan hidup akan meninggal oleh karena episode serangan berikutnya. Kebanyakan penderita akan meninggal beberapa jam setelah onset .Pada penderita yang masih bertahan hidup emboli ulangan dan kematian dapat dicegah dengan diagnosa dan terapi yang tepat
Naskah lengkap di : http://rapidshare.com/files/130863019/EMBOLI_PARU.doc.html
Slide lengkap di : http://rapidshare.com/files/130868483/EMBOLI_PARU.ppt.html

PERANAN VASA VASORUM PADA VULNERABLE PLAQUE

Ronald T.M. Panggabean, Iswanto Pratanu

Istilah vulnerable plaque dipakai sebagai sinonim dari istilah high-risk plaque, thrombosis-prone plaque, thin-cap fibroatheromas (TCFA), unstable plaque dan disrupted plaque. Istilah ini merujuk kepada suatu plaque yang berada pada risiko yang tinggi untuk menimbulkan trombosis dan progresi lesi.

Vasa vasorum (selanjutnya disebut VV) terdiri dari arteri-arteri kecil yang masuk ke dinding vaskuler dari permukaan abluminal (vasa vasorum eksterna) atau dari permukaan luminal (vasa vasorum interna) dan kemudian menyebar ke outer media. Vasa vasorum vena mengalirkan suatu jaringan kapiler/venule yang terletak di sekeliling outer media ke dalam vena dekat dengan arteri. Pada manusia, pembuluh darah dengan ketebalan dinding kurang dari 29-cell layers biasanya tidak mempunyai vasa, dan pada umumnya pembuluh darah dengan diameter lumen kurang dari 0,5 mm (semua pembuluh darah normal pada tikus dan pembuluh darah intramiokard pada manusia) tidak mempunyai vasa vasorum. Pada pembuluh darah yang lebih besar difusi solute ke media dari lumen disuplementasi oleh vasa vasorum

Naskah lengkap disini

TERAPI HOLISTIK PADA ARITMIA KEHAMILAN

Suryono, Jatno Karyono
Aritmia merupakan keadaan yang sering kita temukan dalam praktek sehari hari, keadaan ini sering memerlukan pengobatan segera untuk menghindari terjadinya komplikasi yang dapat mengancam jiwa. Diketahui bahwa gender ikut mempengaruhi munculnya aritmia. Laporan menyebutkan wanita lebih mudah mengidap aritmia, kejadian ini lebih sering ditemukan selama kehamilan dan akan meningkat bila ada kelainan struktur jantung sebelumnya
Penalaksanaan aritmia pada kehamilan tentunya berbeda dengan wanita pada umumnya, pengobatan tidak hanya terfokus pada ibu tetapi mempertimbangkan juga kondisi janin dan usia kehamilan sehingga klinisi dihadapkan pada suatu pilihan untuk menentukan kapan dan terapi apa yang aman untuk ibu dan janin
Naskah lengkap di : http://rapidshare.com/files/130869479/TERAPI_HOLISTIK_PADA_ARITMIA_KEHAMILAN.doc.html
Slide lengkap di : http://rapidshare.com/files/130870828/TERAPI_HOLISTIK_PADA_ARITMIA_KEHAMILAN.ppt.html

SIRKULASI KOLATERAL KORONER

Triadhy Nugraha, Iswanto Pratanu

Penyakit jantung koroner (PJK) sebagai salah satu manifestasi penyakit kardiovaskular hingga kini masih merupakan penyebab kematian terbesar pada berbagai negara di dunia. Penanganan PJK dengan strategi revaskularisasi baik perkutan maupun pembedahan untuk menurunkan angka mortalitas, morbiditas, dan kecacatan tidak selalu dapat diterapkan pada semua penderita khususnya dengan kondisi aterosklerosis berat. Strategi revaskularisasi alternatif lain perlu dikembangkan untuk mengendalikan gejala dan memperbaiki kondisi PJK yang sudah lanjut. Strategi yang cukup ideal ialah mendorong pertumbuhan coronary collateral circulation atau sirkulasi kolateral arteri koroner (selanjutnya disingkat SKK) yang berperan sebagai bypass atau jalur pintas vaskular alami

TERAPI ABLASI KATETER PADA ATRIOVENTRICULAR NODAL REENTRANT TACHYCARDIA

Endah Dewati, Budi Baktijasa
 
Ablasi kateter adalah prosedur yang dilakukan untuk memperbaiki gangguan irama jantung. Sejak diperkenalkan pada awal tahun 1990-an, terapi ablasi kateter telah meningkat pemakaiannya dalam penatalaksanaan SVT, berdasarkan pada efikasi dan keamanan bila dilakukan di center dengan klinisi yang berpengalaman. Ablasi bisa dilakukan dengan frekuensi radio (radiofrequency catheter ablation/RFCA) dan cryothermal energy. Target ablasi kateter pada AVNRT adalah slow-pathway di regio posteroseptal annulus trikuspid. Dengan angka keberhasilan lebih dari 95%, komplikasi serius tidak lebih dari 0,2%, komplikasi AV block tidak lebih dari 1%, dan angka kekambuhan 3-7%, maka saat ini ablasi menjadi pilihan terapi jangka panjang pada AVNRT simtomatis.Pemakaian ablasi cryothermal mempunyai keefektifan yang sama dan mengurangi risiko AV block, meskipun studi yang membandingkan kedua pendekatan ini masih kurang.
Naskah lengkap di : http://www.filefactory.com/file/42ad58/n/TERAPI_ABLASI_KATETER_PADA_AVNRT_doc
Download slide di : http://www.filefactory.com/file/746a90/n/CATHETER_ABLATION_THERAPY_OF_AVNRT_ppt

APOPTOSIS KARDIOMIOSIT

Mekanisme dan Implikasi pada Terapi Masa Depan Gagal Jantung

Rio Herdyanto, R. Mohammad Yogiarto

Proses terjadinya kehilangan miosit pada gagal jantung terbukti berkaitan erat dengan proses apoptosis atau kematian sel yang terprogram dari otot jantung. Apoptosis sebenarnya merupakan aspek penting dalam perkembangan organ dan regulasi seluler serta berperan dalam berbagai kondisi fisiologis maupun patologis. 
Untuk dapat mengidentifikasi target terapi gagal jantung, sangatlah penting dalam memahami jalur apoptosis. Pembatasan hilangnya kardiomiosit dengan menghambat apoptosis merupakan implikasi yang penting dalam pendekatan terapi gagal jantung. Tinjauan pustaka ini akan membahas jalur apoptosis serta pilihan terapi yang berbasis pada apoptosis sebagai terapi masa depan gagal jantung
Naskah lengkap disini
download slide di : http://rapidshare.com/files/130861748/CardioMyocyte_Apoptosis_.ppt.html

Elevations of the Cardiac Troponin Without the Presence of Acute Coronary Syndrome

Ragil Depios,Iswanto Pratanu
Unexplained troponin elevations are very rare, may cause confusion for diagnosis & treatment.
Troponins > reflects irreversible myocardial necrosis
Abnormal Tn value in various conditions (not ACS)
In ER: the most important DDx of troponin   acute pulmonary embolism (APE) and pericarditis-myocarditis
Download slide at :http://rapidshare.de/files/40035909/Elevations_of_the_Cardiac_Troponin_Without_the_Presence_of_Acute_Coronary_Syndrome.ppt.html

Media Edukasi dan Silaturahmi Alumni & PPDS Kardiologi Unair

Non Scholae Sad Vitae

Google
WWW Blog ini