01 November 2011

DIRECT THROMBIN INHIBITOR

Lima Peni, Yudi Her Oktaviono

Saat ini penyakit kardiovaskuler masih merupakan penyebab kematian terbanyak di negara maju dan juga di negara berkembang hingga tahun 2020. Penggunaan antikoagulan telah terbukti untuk menurunkan komplikasi thromboemboli pada penderita dengan penyakit kardiovaskuler. Heparin dan warfarin merupakan antikoagulan yang selama ini telah banyak digunakan. Tetapi kedua antikoagulan tersebut mempunyai keterbatasan antara lain therapeutic window yang sempit untuk mendapatkan efek terapi yang adekuat tanpa menimbulkan resiko perdarahan dan mempunyai variasi dosis yang tinggi diantara individu. Limitasi heparin yang lain adalah menimbulkan Heparin-induced thrombocytopenia (HIT) yaitu timbulnya trombositopenia yang terjadi akibat pemakaian unfractioned heparin atau Low Molekul Weight Heparin ( LMWH ).


Lihat disini

31 Oktober 2011

Peran Ekokardiografi Pada Atrial Fibrilasi

Ratih R. Pasah, Rochmad Romdoni

Atrial fibrilasi (atrial fibrillation/AF) merupakan aritmia ja
ntung yang paling umum dan dikaitkan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas. Kemajuan terbaru dalam teknologi dan dalam memahami patofisiologi AF menyebabkan pendekatan terapeutik yang lebih definitif dan berpotensi kuratif. Dalam pengaturan ini, ekokardiografi memiliki peran unik dan penting dalam penilaian struktur dan fungsi jantung, stratifikasi risiko dan sebagai pedoman dalam penatalaksanaan AF sehingga penggunaan ekokardiografi semakin meningkat, termasuk ekokardiografi transesofageal (transesophageal echocardiography/TEE) dalam menuntun kardioversi atau mendeteksi sumber emboli jantung.

Lihat disini

30 Oktober 2011

JADWAL JAGA PPDS KARDIOLOGI NOVEMBER 2011

OUT BOND TAMAN DAYU 15 - 16 OKTOBER 2011

DAY 2 (TWO)









































































See you next year.....

OUT BOND TAMAN DAYU 15 - 16 OKTOBER 2011

DAY 1 (ONE)





































Pengajuan Judul Ilmiah Tinjauan Kepustakaan dan Kasus SMF Kardiologi UNAIR

Terkait dengan pengajuan judul ilmiah (tinjauan kepustakaan maupun kasus) oleh teman-teman PPDS Kardiologi maupun yang stase Kardiologi , berikut ini list yang dapat menjadi acuan pemilihan judul, judul dapat berulang jika sudah melebihi periode 2 tahun.

BTK

PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA USIA LANJUT

Arie K. Dewi, Muhammad Aminuddin

Usia lanjut merupakan prediktor kuat terjadinya penyakit arteri koroner pada individu. (Odden, 2011) Studi otopsi menunjukkan bahwa prevalensi penyakit koroner obstruktif meningkat kurang lebih 10-20% pada dekade empat hingga 50-70% pada dekade delapan. (Lakatta, 2008) Angka kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) diperkirakan meningkat 50% selama 30 tahun ke depan. (Odden, 2011)

Meningkatnya usia juga dikaitkan dengan keadaan atherosklerosis yang lebih berat dan menyeluruh serta sering disertai kerusakan ventrikel kiri, dengan kejadian tiga penyakit pembuluh dan penyakit arteri koroner kiri utama menjadi dua kali lipat antara usia 40-80 tahun. Penilaian klinis penderita penyakit arteri koroner yang berusia lanjut sering terhambat oleh penyakit dasar lain yang membuat interpretasi gejala iskemi menjadi sulit. Komorbid yang telah ada, turut membuat tes diagnostik dan terapi di bidang kardiologi lebih menantang untuk mereka yang berusia lanjut. (Lakatta, 2008)


Lihat disini

Media Edukasi dan Silaturahmi Alumni & PPDS Kardiologi Unair

Non Scholae Sad Vitae

Google
WWW Blog ini