
Monggo didownload: http://rapidshare.com/files/132288544/DAFTAR_DOKTER_JAGA_PPDS_I_KARDIOLOGI.doc.html
Hipertensi didapatkan pada sekitar 25 % dari populasi dewasa di seluruh dunia, dan diperkirakan prevalensinya akan terus meningkat hingga mencapai 60% populasi pada tahun 2025, saat itu 1,56 milyar orang akan menderita hipertensi. Hipertensi merupakan faktor resiko mayor penyakit kardiovaskuler, dan berperan dalam mortalitas di seluruh dunia. Hipertensi primer, atau disebut juga hipertensi esensial atau idiopatik, terjadi pada 85% kasus hipertensi.
Slide di : http://www.filefactory.com/file/6f496b/n/SODIUM_DAN_POTASIUM_PADA_PATOGENESIS_HIPERTENSI_ppt
Perkembangan Ilmu pengetahuan yang cepat dalam dekade terakhir ini, serta pengalaman operator dalam menangani kasus-kasus yang kompleks makin berkembang maka tindakan terapi endovaskular seperti Percutaneous Transluminal Angioplasty (PTA) dan stenting telah menggantikan terapi pembedahan pada lesi-lesi yang telah direkomendasikan. Keuntungan terapi revaskularisasi endovaskular yang utama adalah rendahnya angka komplikasi dengan angka rata-rata antara 0.5%-4%, dan dengan suatu tehnik yang mutakhir angka keberhasilan mencapai 90% walaupun pada lesi yang panjang.
Slide di : http://www.filefactory.com/file/c3d87a/n/INTERVENSIPERKUTAN_PENYAKITARTERIPERIFER_ppt
Exercise stress test merupakan prosedur yang relatif aman. Bila seleksi pasien cukup baik berdasarkan indikasi dan kontradiksi, maka angka komplikasi serius seperti kematian dan infark miokard akut adalah sebesar 1 dalam 10.000 kali tes (0.01%). Insiden talikardia dan fibrilasi ventrikel adalah sebesar 1 dalam 5.000 kali tes. Walaupun demikian fasilitas resusitasi kardiopulmonal harus tersedia lengkap dan dokter atau supervisor yang bertugas mengawasi pelaksanaan tes harus terlatih dalam resusitasi kardiopulmonal.
Selama dan sesudah pelaksanaan exercise stress test akan terjadi beberapa perubahan pada gambaran EKG. Perubahan pada gambaran EKG tersebut dapat berupa respon normal maupun abnormal yang disebabkan karena iskemia miokard. Iskemia miokard yang dipicu oleh beban latihan akan menyebabkan respon abnormal pada EKG yang mempunyai manifestasi berupa depresi segmen ST, elevasi segmen ST atau normalisasi segmen ST. Elevasi segmen ST sebagai respon abnormal selama exercise sangat jarang terjadi. Hal ini berbeda dengan ST depresi yang sering terjadi sebagai respon terhadap iskemia miokard yang dipicu oleh beban latihan.
Naskah lengkap disini
Slide di : http://rapidshare.com/files/132035921/Patient_With_Exercise-Induced_ST_Elevation.ppt.html
Nur Janah, Dyah Priyatini