10 Oktober 2010

Serah Terima Pengurus PERKI Surabaya dan Halal Bihalal

Pada 2 Oktober 2010, bertempat di Ballroom Hotel Bumi Surabaya telah dilaksanakan Serah Terima Pengurus PERKI Surabaya masa bakti 2010-2012.


Pengurus baru berfoto bersama dengan pengurus lama PERKI.

Halal Bihalal Idul Fitri 1431 H anggota PERKI Cab. Surabaya.




Perkenalan PPDS baru Kardiologi angkatan Januari dan Juli 2010.

03 Oktober 2010

BERITA DUKA


Innalillahi wa innailaihi roji'un.

Segenap pengurus dan anggota PASKAL mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya ayahanda dari dr. Riana Handayani.
Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan. Amin.

28 September 2010

SEORANG WANITA PENDERITA ARTRITIS GOUT DENGAN TOFUS MULTIPEL


Nupriyanto, Joewono Soeroso

Gout adalah penyakit yang disebabkan penimbunan kristal monosodium urat monohidrat di jaringan akibat adanya supersaturasi asam urat (Soeroso, 2007). Gout ditandai dengan peningkatan kadar urat dalam serum, serangan artritis gout akut, terbentuknya tofus, nefropati gout dan batu asam urat (Wortmann, 2008).

Gout merupakan penyebab tersering artritis dan prevalensinya semakin meningkat. Insidensnya bervariasi di beberapa populasi, berkisar mulai kurang dari 1% sampai 15,3% (Mikuls, 2006). Insidens gout pada laki-laki dan wanita meningkat dua kali lipat dalam 20 tahun terakhir (Arromdee, 2002). Peningkatan ini diduga berkaitan dengan peningkatan umur harapan hidup, perubahan pola makan (daging, seafood, pemanis fruktosa dan bir) dan peningkatan penyakit penyerta yang berhubungan dengan gout, seperti penyakit ginjal kronik, gagal jantung kongestif, sindroma metabolik dan hipertensi (Terkeltaub, 2010; Weaver, 2008).

Gout jarang dijumpai pada wanita dan lebih sering pada laki-laki (Soeroso, 2007), dengan perbandingan laki-laki dan wanita 7:1 sampai 9:1 (Mahajan, 2007). Di Jawa, rasio gout pada laki-laki dibanding wanita adalah 34:1 (Darmawan, 1992). Rasio gout pada wanita makin meningkat sesuai meningkatnya umur akibat perubahan status estrogen. Gout pada wanita terjadi terutama setelah menopause. Peran estrogen dalam melindungi wanita dari hiperurisemia dan gout adalah hormon ini dapat menurunkan kadar urat serum karena mempunyai efek urikosurik ringan. Setelah menopause terjadi penurunan estrogen sehingga kadar urat meningkat menyebabkan peningkatan insidens gout (Mahajan, 2007).

Tofus adalah nodul berbentuk padat yang terdiri dari deposit kristal asam urat yang keras, tidak nyeri dan terdapat pada sendi atau jaringan (Terkeltaub, 2010). Tofus merupakan komplikasi kronis dari hiperurisemia akibat kemampuan eliminasi urat tidak secepat produksinya. Tofus dapat muncul di banyak tempat, diantaranya kartilago, membrana sinovial, tendon, jaringan lunak dan lain-lain (Wortman, 2008).

Prevalensinya pada wanita yang lebih sedikit daripada laki-laki dan gambaran klinis serta faktor komorbid gout pada wanita yang sedikit berbeda dibandingkan laki-laki (Mahajan, 2007) menyebabkan sering terjadi misdiagnosis gout dan/atau terjadi keterlambatan diagnosis pada perempuan (McClory, 2009).

Berikut akan dilaporkan kasus seorang wanita yang didiagnosis artritis gout dengan tofus multipel.

Naskah selengkapnya disini

21 September 2010

HALAL BI HALAL BERSAMA DEPT-SMF PENYAKIT DALAM, PARU, DAN JANTUNG


Paskalers yang terhormat,

Panitia Halal bi halal bersama Departemen-SMF Penyakit Dalam, Paru dan Jantung FK Unair - RSUD Dr. Soetomo mengharap kehadiran sejawat pada :

Hari : Minggu
Tanggal : 26 September 2010
Jam : 10.00 - 12.00 WIB
Tempat : Gedung Aula FK Unair, Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo no. 47, Surabaya
Acara :
1. Halal Bi Halal Bersama Dept. SMF Penyakit Dalam, Paru dan Jantung
2. Perkenalan PPDS-1 baru bagian Penyakit Dalam, Paru dan Jantung
3. Ceramah dan Doa oleh Ust. M. Sholeh Drehem, LC dengan topik "Hikmah Halal bi Halal"
4. Silaturrahim / Ramah-tamah

Atas kehadirannya kami sampaikan terima kasih.

19 September 2010

CONGRATULATIONS


Segenap pengurus dan anggota Paskal mengucapkan selamat atas kelahiran
RANIA TSABITA FAHIMA
putri pertama dr. Rachfita Chandra GD-Ahmad pada 13 September 2010.
Semoga menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.

PERIKARDITIS TUBERKULOSIS


Wiwin Is Effendi, Agus Subagjo

Perikarditis tuberkulosis (PT) adalah infeksi tuberkulosis yang terjadi pada membran perikard yang melapisi jantung. Infeksi membran selaput jantung ini mengakibatkan terbentuknya efusi perikard, yang dapat menimbulkan tamponade. Terkadang infeksi ini juga dapat menyebabkan penebalan perikard tanpa disertai efusi dan menimbulkan perikarditis konstriktif (Mayosi 2009).

Perikarditis termasuk manifestasi penyakit tuberkulosis yang sangat jarang tetapi dapat berakibat fatal jika tidak mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat (Trautner & Daroiuche 2001). Di negara berkembang, dimana tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan utama, hampir 50% dari semua kasus perikarditis disebabkan oleh karena infeksi tuberkulosis (Magula dkk, 2003). Sebaliknya, di negara maju kasus perikarditis yang disebabkan oleh infeksi tuberkulosis hanya kurang dari 5% (Troughton dkk, 2004).

Di Afrika, insiden PT dikatakan meningkat akibat efek langsung dari epidemik HIV (Maher dkk, 1997). Terdapat hubungan yang kuat antara infeksi HIV dan PT di daerah endemik, dimana 40% - 75% pasien dengan efusi perikard terinfeksi HIV juga (Magula dkk, 2003). Efek infeksi pada manifestasi klinis, respon pengobatan dan hasil akhir pasien PT belum didokumentasikan dengan baik (Trautner dkk, 2001). Pada pasien PT yang juga terinfeksi HIV, akan memudahkan terjadinya penyebaran tuberkulosisnya dibandingkan dengan pasien tanpa HIV, sehingga diperkirakan akan terjadi perburukan dan perawatan yang lama (Pozniak dkk, 1994)

Meskipun didapatkan penurunan kasus tuberkulosis (TB) yang signifikan di negara-negara industri dalam rentang waktu lebih dari 100 tahun, perkiraan jumlah kasus baru di seluruh dunia meningkat sangat cepat, dari 8 juta pada 1997 menjadi 8.3 juta di tahun 2000. Diperkirakan menjadi 10.2 juta di tahun 2005. Sekitar 95 % kasus TB aktif terdapat di Afrika, Asia dan Amerika latin dan 98 % dari sekitar 2 juta penderita mati tiap tahunnya (Murray, 2004). Prevalensi TB di Indonesia tahun 2000 sekitar 2,9 juta penduduk (Tjandra, 2000) maka yang akan mengalami kasus perikarditis tuberkulosis juga akan meningkat.

Tujuan dari kepustakaan ini adalah mengingatkan kembali bahwa kasus TB masih merupakan masalah serius di Indonesia, maka secara teoritis tidak menutup kemungkinan bahwa kasus PT akan semakin banyak. Mengingat terdapat keterkaitan antara infeksi HIV/AIDS dengan Tb, maka dengan adanya peningkatan kasus HIV/AIDS di Indonesia, maka dimungkinkan bahwa kasus PT akan banyak ditemukan juga.


Naskah selengkapnya disini

Media Edukasi dan Silaturahmi Alumni & PPDS Kardiologi Unair

Non Scholae Sad Vitae

Google
WWW Blog ini