31 Juli 2008

DISFUNGSI PLATELET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

FAHMI ADI PRIYANTORO

Diabetes melitus (DM) berkaitan dengan komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler. Komplikasi makrovaskuler bermanifestasi sebagai aterosklerosis yang secara klinis bermanifestasi sebagai penyakit premature coronary artery disease (CAD), peningkatan resiko penyakit cerebrovascular, dan penyakit vaskuler perifer yang berat. Pasien dengan DM tipe 2 mempunyai kenaikan resiko penyakit koroner 2 - 4 kali. Sedangkan pasien dengan DM yang sebelumnya tidak pernah mengalami infark jantung (MI) mempunyai resiko yang sama untuk terjadi infark jantung ulang bila dibandingkan pasien tanpa DM yang telah mengalami MI sebelumnya.

Platelet merupakan tempat terjadinya insulin resisten, dan sindroma insulin resisten dari visceral obesity berhubungan dengan peningkatan aktivasi platelet melalui peningkatan pembentukan ROS (reactive oxygen species) dan lipid peroksidase. Oxidative stress menginduksi aktivasi stress – sensitive signaling pathways yang merupakan dasar biokimia utama yang menyebabkan keadaan proinflamatory dan prothrombotic pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Naskah lengkap disini

Tidak ada komentar:

Media Edukasi dan Silaturahmi Alumni & PPDS Kardiologi Unair

Non Scholae Sad Vitae

Google
WWW Blog ini